Android

Cara Kalibrasi Baterai Android Dengan Atau Tanpa Root

cara kalibrasi baterai android

JagoTips – Hallo sobat, bagaimana sih rasanya jika mengalami gangguan ketika sedang asik berselancar di dunia maya, tiba-tiba baterainya drop? pasti gak enak banget yakan.

Baterai merupakan salah satu komponen terpenting dari semua peralatan modern, termasuk smartphone Android. Beberapa baterai terkadang mengalami masalah berupa tidak terdeteksi, atau tak tergambarkan oleh OS Android. Cara kalibrasi baterai Android dapat digunakan untuk mengatasi hal ini.

Saat kapasitas atau kemampuan daya baterai menurun, tak perlu buru-buru mencari pengantinya. Hal ini bisa saja bukan disebabkan oleh penurunan kemampuan baterai secara realita. Tapi, disebabkan oleh kesalahan dalam proses kalibrasi baterai.

Apa dan Bagaimana Proses Kalibrasi Baterai Android Itu?

Operating System (OS) Android memiliki fitur Battery Stats yang mengukur kapasitas baterai. Fitur ini memungkinkan kita memonitor kondisi cadangan daya yang dimiliki baterai.

Ada kalanya, saat baterai terasa cepat habis, bukan karena baterainya sudah rusak. Tapi, karena fitur Battery Stats dari Android gagal mengukur kapasitas baterai secara akurat. Untuk itu, perlu dilakukan proses kalibrasi.

Kalibrasi baterai akan memberikan kesempatan bagi Android untuk menimbang secara tepat ukuran baterai yang digunakan. Pengukuran ini akan membantu Android menampilkan kondisi daya cadangan baterai secara akurat.

Baca Juga : 5 Ciri Baterai Ponsel Harus di Segera Ganti | Nomor 5 Bikin Jengkel

Artikel ini akan menyajikan cara kalibrasi baterai Android dengan ataupun tanpa proses root terlebih dahulu.

Kalibrasi Baterai Android tanpa Root 

Ada 9 langkah mudah yang perlu kamu lakukan untuk melakukan kalibarasi baterai tanpa root. Langkahnya sebagai berikut.

  1. Gunakan ponsel Android sampai baterai benar-benar habis sepenuhnya. Pastikan bahwa baterai benar-benar mati sendiri dan handphone tidak dapat dinyalakan sama sekali.
  2. Untuk memastikannya, tanpa re-charge, sekali lagi nyalakan ponsel dan biarkan sampai mati.
  3. Sambungkan pengisi daya ke ponsel Android kamu, lalu biarkan ia mengisi daya sampai 100%. Agar kalibrasi tidak gagal, jangan pernah mencoba untuk menyalakan ponsel saat proses pengisian masih berlansung.
  4. Cabut pengisi daya jika penanda baterai di layar menunjukkan sudah penuh.
  5. Nyalakan ponsel dan amati daya baterai. Seharusnya baterai menunjukkan penyimpanan daya 100%. Jika indikator tidak menunjukkan 100%, sambungkan lagi pengisi daya dan biarkan mengisi dalam keadaan menyala sampai 100%
  6. Setelah penuh, kamu dapat mencabut charger lalu melakukan restart system. Setelah restart, indikator baterai seharusnya sudah 100%. Jika belum, pasang kembali pengisi daya, dan isi hingga 100%.
  7. Ulangi lagi langkah ke-6 hingga setelah restart system, indikator baterai masih menunjukkan angka 10% daya.
  8. Setelah indikator mencapai 100% setelah restart, gunakan ponsel sewajarnya dan biarkan hingga baterai ponsel mencapai 0%. Smarphone kemudian akan mati dengan sendirinya.
  9. Dalam keadaan ponsel mati, pasang pengisi daya sekali lagi, dan isi hingga baterai ponsel penuh tanpa henti. Saat itu, baterai telah selesai melakukan proses kalibrasi.

Cara  Kalibrasi Baterai Android dengan Root

Sebelum melakukan cara kalibrasi baterai android dengan root, ada 2 hal penting yang perlu dipahami.

Pertama, Proses root adalah proses untuk memungkinkan user melakukan perubahan pada sistem utama OS Android. Oleh karena itu, proses root dapat berbahaya jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Jika terjadi kesalahan, bisa saja smartphone akan rusak dan tak lagi dapat digunakan.

Baca Juga : 7 Penyebab Baterai Ponsel Cepat Terkuras | Nomor 3 Sering Terjadi

Kedua, metode kalibrasi ini membutuhkan bantuan aplikasi yang bernama Battery Calibration. Untuk itu, setelah proses root, aplikasi ini harus dipasang terlebih dahulu pada smartphone android tersebut.

Berikut langkah-langkah untuk melakukan caa kalibrasi baterai android dengan root.

  1. Gunakan ponsel Android sampai baterai benar-benar habis sepenuhnya. Pastikan bahwa baterai benar-benar mati sendiri dan handphone tidak dapat dinyalakan sama sekali.
  2. Untuk memastikannya, tanpa re-charge, sekali lagi nyalakan ponsel dan biarkan sampai mati.
  3. Sambungkan pengisi daya ke ponsel Android kamu, lalu biarkan ia mengisi daya sampai 100%. Agar kalibrasi tidak gagal, jangan pernah mencoba untuk menyalakan ponsel saat proses pengisian masih berlansung.
  4. Cabut pengisi daya jika penanda baterai di layar menunjukkan sudah penuh.
  5. Nyalakan ponsel dan amati daya baterai. Seharusnya baterai menunjukkan penyimpanan daya 100%. Jika indikator tidak menunjukkan 100%, sambungkan lagi pengisi daya dan biarkan mengisi dalam keadaan menyala sampai 100%
  6. Setelah penuh, kamu dapat mencabut charger lalu melakukan restart system. Setelah restart, indikator baterai seharusnya sudah 100%. Jika belum, pasang kembali pengisi daya, dan isi hingga 100%.
  7. Ulangi lagi langkah ke-6 hingga setelah restart system, indikator baterai masih menunjukkan angka 10% daya.

Sampai di sini, langkah-langkah kalibrasi yang dilakukan masih menggunakan langkah sama dengan metode kalibrasi tanpa root.

  • Jalankan aplikasi Battery Calibration yang telah dipasan pada smartphone. Lakukan kalibrasi baterai melalui menu kalibrasi baterai pada aplikasi tersebut.
  • Setelah proses kalibrasi selesai dijalankan, gunakan ponsel sewajarnya dan biarkan hingga baterai ponsel mencapai 0%. Smarphone kemudian akan mati dengan sendirinya.
  • Dalam keadaan ponsel mati, pasang pengisi daya sekali lagi, dan isi hingga baterai ponsel penuh tanpa henti. Saat itu, baterai telah selesai melakukan proses kalibrasi.

Penutup

Kalibrasi hanya akan memperbaiki cara Android dalam memahami daya cadangan baterai sesungguhnya. Cara ini tidak akan mampu memperbaiki kondisi baterai yang memang sudah drop/rusak. Kondisi baterai yang demikian menandakan masalah sebenarnya memang berada pada internal baterai.

Oleh karena itu, jika setelah proses kalibrasi ini dilakukan, baterai masih bermasalah, berarti mungkin memang sudah waktunya baterai diganti.  Karena jika masalah asli ada di baterai, cara kalibrasi baterai Android seperti apapun tidak akan bisa membantu.

Facebook Comments

Banyak Dibaca

To Top