Tech Info

8 Gangguan Mental Serta Kejiwaan Akibat Sosial Media

JagoTips – Hallo sobat JagoTips, pada kesempatan kali ini siJago akan membahas beberapa gangguan mental dan kejiwaan akibat kecanduan sosial media.

Penggunaan media sosial secara berlebihan ternyata memiliki dampak yang kurang baik bagi sang pengguna. Penggunaan media sosial yang tidak bijak ternyata dapat menyebabkan beberapa gangguan mental dan kejiwaan.

Mau tahu apa saja gangguan yang bisa disebabkan oleh penggunaan media sosial secara berlebihan? Berikut daftarnya.

Tapi sebelum itu, jangan lupa untuk mengaktifkan notifikasi dari JagoTips agar mendapatkan informasi, tips, serta berita terbaik lainnya seputar dunia teknologi. Check it out!

Baca Juga : 12 Dampak Buruk Gadget Bagi Kesehatan | Nomor 10 Bahaya Banget

Gangguan Mental dan Kejiwaan Akibat Sosial Media

1. NPD atau Narcissistic Personality Disorder

sosial media
Beautiful teenager girl taking selfie in bathroom with smartphone

Gangguan pertama akibat sosial media ialah NPD atau Narcissistic Personality Disorder. NPD ini merupakan salah satu gangguan yang bisa berakibat fatal. Mengapa demikian? Sebab si penderita akan selalu mengagumi dirinya sendiri secara berlebihan. Bukan hanya itu saja, penderita NPD ini cendrung memiliki sifat egois, kurang empati, serta tidak mau mendengarkan orang lain.

2. BDD atau Body Dysmorphic Disorder

bahaya sosial media

BDD atau Body Dysmorphic Disorder merupakan sebuah gangguan dimana seseorang merasa insecure atau kurang pede terhadap dirinya sendiri (terutama bagian tertentu dalam tubuhnya).

Penderita BDD atau Body Dysmorphic Disorder akan selalu membuat dirinya terlihat stunning dengan mengedit sedemikian rupa dirinya. Hal ini tentunya agar setiap unggahan di sosial media mendapatkan likes atau pengakuan dari para netizen.

3. BPD atau Borderline Personality Disorder

dampak sosial media

BPD atau Borderline Personality Disorder merupakan sebuah gangguan dimana penderita merasa ketakutan, khawatir, dan merasa terganggu karena melihat update-an acara teman yang tidak mengundangnya.

Pada awalnya mungkin penderita hanya merasa kesal dan sedih akibat tidak diundang, namun lama kelamaan akan menjadi lebih parah. Sebab si penderita akan merasa ditinggalkan atau ditolah dalam lingkungannya.

4. Obsessive Compulsive Disorder

gangguan mental akibat sosial media

OCD atau Obsessive Compulsive Disorder mungkin berbeda tipis dengan perfeksionis. Namun yang menjadi pembedanya ialah OCD lebih menjurus kearah negatif. Sebab penderita akan merasa ketakutan apabila penampilannya dalam sebuah postingan dianggap kurang sempurna.

Bukan hanya itu saja, penderita OCD ini pun akan merasa ketakutan jika ketinggalan sebuah berita yang sedang trending dalam dunia digital.

5. Social Media Anxiety Disorder

gangguan kejiwaan akibat sosial media

Social Media Anxiety Disorder merupakan sebuah gangguan dimana pengguna menjadi ketagihan (ketergantungan) serta tidak dapat lepas dari yang namanya sosial media. Gangguan ini dapat dilihat dari beberapa hal, salah satunya ialah mengecek media sosial dimanapun dan kapanpun tanpa mengenal tempat dan waktu.

Bukan hanya itu saja, penderita gangguan ini akan selalu mengecek feedback yang diberikan oleh netizen. Dan apabila tidak sesuai dengan harapannya, hal ini akan membuatnya merasa resah.

6. Munchausen Syndrome

media sosial

Selanjutnya ada Munchausen Syndrome. Pengguna yang mengidap ini biasanya menggunakan sosial media untuk memperoleh ketenaran atau kadang juga untuk mendapatkan sebuah perhatian dari orang lain. Biasanya pengidap Munchausen ini mengumbar postingan atau cerita sedih dan bahkan hingga mengarang sebuah cerita agar mendapatkan perhatian dari orang lain.

7.Compulsive Shopping

gangguan mental serta kejiwaan akibat sosial media

Apasih Complusive Shopping? Complusive Shopping ini merupakan sebuah gangguan dimana seseorang tidak merasa merasa keberatan untuk membeli sebuah barang secara berlebihan, dan bahkan cendrung tidak dibutuhkan atau bahkan tidak dimampu secara materil.

Hal ini biasanya terjadi akibat dorongan kebutuhan eksistensi dalam sosial media agar mendapatkan pujian atau pengakuan dari orang – orang yang melihat dalam postingannya.

8.Addiction

gangguan mental dan kejiwaan akibat sosial media

Yang terakhir ada Addiction. Gangguan ini sebenarnya tidak berbeda jauh dengan Social Media Anxiety Disorder. Orang yang mengidap gangguan Addiction ini biasanya melakukan pengecekan media sosial seitap beberapa jam bahkan beberapa menit sekali.

Ketagihan ini cukup berbahaya bagi penderitanya, sebab Addiction dapat mengganggu aktifitas atau kegiatan sehari – hari, menurunkan konsentrasi, bahkan meningkatkan kemalasan.

Selain itu, penderita ini bisa saja kehilangan kehidupan sosial di dunia nyata, karena lebih tertarik dengan kehidupan sosial yang ada di dunia digital.

Baca Juga : 8 Bahaya Penggunaan Gadget Bagi Anak – Anak | Nomor 6 Parah

Akhir Kata

Nah itulah beberapa gangguan mental serta kejiwaan akibat kecanduan sosial media. Apakah kamu demikian? Mudah – mudahan sih tidak ya, guys!

Sampaikan pendapat kalian pada kolom komentar dan jangan lupa untuk mengaktifkan notifikasi dari Jagotips.com agar mendapatkan informasi, tips, serta berita terbaik lainnya seputar dunia teknologi. Have a Nice Day!

To Top