Games

2 Tahun Finalis Berturut – Turut! Inilah Susunan Pemain Team OG

JagoTips – OG Red Bull resmi menasbihkan diri sebagai finalis The International Dota2 2019 yang diselenggarakan di China setelah berhasil mengandaskan perlawanan keras team tuan rumah PSG.LGD.

Pertarungan sengit terjadi di laga tersebut. Namun PSG.LGD harus mengakui keunggulan dari rivalnya tersebut. Team OG tampil sangat dominan terutama pada saat game 2. Ana dan Topson menampilakn penampilan yang ciamik dan berhasil menekan PSG.LGD setelah memasuki mid game.

Nah di kesempatan kali ini siJago akan memberikan informasi seputar roster dari team OG Red Bull. Sudah gak sabar mau tahu selengkapnya? Berikut ulasannya.

Baca Juga : Dota 2 : Group Stage dan Main Event The International 2019

Susunan Pemain OG Red Bull

1. Anathan ‘ana’ Pham / Hard Carry

og

Anathan Pham atau yang lebih dikenal dengan Ana merupakan gamers profesional yang berasal dari Australia. Ana merupakan salah satu pemain OG saat menjuarai The International tepatnya pada tahun 2018.

Perjalanan ana mengukir sejarah di The International tidaklah mudah. Ia mendapatkan banyak tentangan terutama dari ibunya.

Carry terbaik saat ini sempat melanglang buana kebeberapa team, salah satunya ialah mengisi standin atau pemain cadangan bagi team Invictus gaming pada tahun 2016 lalu.

tapi itu dahulu, saat ini Ana merupakan salah satu carry yang diperhitungkan di jagat Dota 2, dan salah satu pemain yang berhasil masuk ke final secara beruntun setelah mengandaskan perlawanan keras PSG.LGD dengan Hero Alchemist.

2. Topias ‘Topson’ Taavitsainen / Mid

og dota 2

Sebelum menjuarai The International 2018 nama Topson mungkin cukup asing di telinga para pecinta Dota 2. Topson merupakan salah satu pubstar yang sangat berani dalam bereksperimen dan mengambil segala resiko. Namun hal ini lah yang menuntunnya menuju OG untuk mengisi posisi mid laner.

Masuk kedalam team OG merupakan angin segar bagi Topson. Sebab disana ia semakin berkembang dan berhasil menobatkan diri sebagai salah satu mid laner yang harus diperhitungkan di dunia Dota 2.

Hal ini bisa dilihat pada saat Topson menjuarai The International 2018, dan pada tahun ini berhasil menempatkan kembali team kesayangannya di partai puncak setelah meredam tekanan dari Somnus.

3. Sebastien ‘7ckngMad’ Debs / Offlaner

team og

7ckngMad atau lebih dikenal dengan nama Ceeeeeeeeeeeeeeb merupakan gamers profesional yang berasal dari Prancis. Pemain kelahiran 11 Mei 1992 ini merupakan paket lengkap dari team OG Red Bull pada saat berhasil merengkuh juara di The International 2018.

Tak berbeda jauh dengan tahun lalu, Ceb berhasil membuktikan kapasitasnya sebagai offlaner yang benar – benar harus diperhitungkan bagi setiap lawannya. Selain piawai dalam game, Ceb pun salah satu pemain yang mampu membangkitkan semangat teamnya ketika terpuruk. Hal ini tentunya bisa dilihat pada saat kondisi OG di final tahun lalu.

Namun namanya sempat tercoreng ketika ia melakukan rasisme terhadap pemain rusia saat bermain di public match beberapa bulan yang lalu.

4. Jesse ‘JerAx’ Vainikka / Semi Support

team og red bull

Pemain keturunan Finlandia ini merupakan salah satu roamer atau ganking terbaik didunia. Memiliki skill diatas rata – rata dalam membaca pergerakan lawan dijadikannya sebagai andalan team OG ketika melakukan roam / ganking.

Pemain yang memiliki signature hero Earth Spirit dan EarthShaker ini cukup diperhitungkan bagi setiap lawannya. Maka tak heran apabila hero andalannya kerap mengisi banlist hero pada saat draft.

Tahun ini JeraAx berhasil membawa OG melaju hingga partai final, Dan ini merupakan pencapaian keduanya di The International setelah sebelumnya berhasil menjadi juara pada The International 8.

5. Johan ‘N0tail’ Sundstein / Hard Support

og red bull

Daftar terakhir ada sang kapten Johan ‘N0tail’ Sundstein. Pemain kelahiran 8 Oktober 1993 ini merupakan salah satu kapten yang jenius dalam membaca situasi pertandingan. Terbukti pada tahun lalu team yang memiliki nama awal Monkey Bussiness ini berhasil diantarnya dengan mulus menjadi kampiun The International untuk yang pertama kalinya. Sekarang N0tail sudah menunggu di final untuk menantang Team Liquid atau PSG.LGD. Maka tak bisa dielakkan lagi mungkin inilah 2 tahun terbaik N0tail selama berkecimpung di dunia Dota 2.

Baca Juga : 10 Player yang Patut Diperhitungkan di The International Dota2 2019

Akhir kata

Nah itulah 5 pemain yang bernaung bersama team OG Red Bull. Apakah OG mampu menjadi team pertama yang menjuarai The International secara beruntun?

Sampaikan pendapat kalian pada kolom komentar dan jangan lupa untuk mengaktifkan notifikasi dari Jagotips.com agar mendapatkan informasi, tips, serta berita terbaik lainnya seputar dunia teknologi. Have a Nice Day!

To Top